Haji FurodaHaji Furoda
  • Beranda
  • Profil
  • Haji Furoda 2026
  • Umroh
  • Haramain Update
  • Kontak
Haji FurodaHaji Furoda
  • Beranda
  • Profil
  • Haji Furoda 2026
  • Umroh
  • Haramain Update
  • Kontak
Search
  • Beranda
  • Profil
  • Haji Furoda 2026
  • Umroh
  • Haramain Update
  • Kontak
Follow US
Home » Download Tata Cara dan Panduan Haji Tamattu Lengkap » Page 6
Artikel

Download Tata Cara dan Panduan Haji Tamattu Lengkap

Sponsored by
Haji Furoda Indonesia
Share
26 Min Read
Panduan Haji Tamattu
- Advertisement -
Ad image
Section
6 - M. Bertolak dari Muzdalifah untuk Melempar Jumratul ‘Aqabah
1 - Download Panduan Haji Tamattu
2 - Tata Cara Pelaksanaan Haji Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wasalam
3 - C. Berdiri di Atas Bukit Shafa dan Marwah
4 - E. Khutbah Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam Menekankan Para Jama’ah Haji Qiran Yang Tidak Menggiring Binatang Hadyu dan Para Jama’ah Haji Ifrad Untuk Menjadikan Haji Mereka Sebagai Umrah.
5 - H. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam Berangkat Menuju ‘Arafah.
6 - M. Bertolak dari Muzdalifah untuk Melempar Jumratul ‘Aqabah

M. Bertolak dari Muzdalifah untuk Melempar Jumratul ‘Aqabah

Sebelum matahari terbit, beliau bertolak (dari Muzdalifah ke Mina,-Pent), beliau membonceng Fadhl bin ‘Abbas, ia adalah seorang yang berambut indah, berkulit putih dan ber-paras tampan. Ketika Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam berangkat, maka ada beberapa wanita berlari melewati beliau, Fadhl pun melihat kepada mereka (para wanita itu), maka Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menempelkan tangannya diatas wajah Fadhl, lalu Fadhl memutar wajahnya ke arah yang lain (agar dapat) melihat (mereka), maka beliaupun memutar tangannya ke arah yang lain itu sambil memalingkan wajah Fadhl agar melihat ke arah lain, hingga beliau tiba di lembah “Muhassir” dan sedikit mempercepat gerak (jalan) untanya.

N. Melempar Jumratul ‘Aqabah (Jumratul Kubra) [Tanggal 10 Dzulhijjah]

Kemudian beliau menempuh jalan tengah yang tembus keluar menuju Jumratul Kubra hingga tiba di Jamrah yang terletak di dekat pohon kemudian beliau melontarnya dengan tujuh batu kecil sambil bertakbir (membaca:اللَّهُ أَكْبَرْ ,-Pent) pada setiap lontaran yang batunya sebesar batu yang digunakan untuk ketapel, beliau melontarnya dari tengah-tengah lembah sambil berkata:

لِتَأْخُذُوْا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ فَإِنِّى لاَ أَدْرِي لَعَلِّى لاَ أَحُجُّ بَعْدَ حَجَّتِي هَذِهِ

“Ambillah dariku manasik haji kalian, karena sesungguhnya aku tidak mengetahui, bisa jadi aku tidak akan melaksanakan ibadah haji lagi setelah hajiku ini.”

O. Menyembelih Binatang Hadyu dan Mencukur Gundul Rambut Kepala

Lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam berangkat menuju lokasi penyembelihan dan menyembelih 63 (enam puluh tiga) ekor unta dengan tangan beliau, kemudian diserahkan kepada ‘Ali (bin Abi Thalib,-Pent). Lalu binatang kurban yang se-lebihnya disembelih oleh ‘Ali dan digabung-kan dengan binatang hadyunya. Lalu beliau memerintahkan untuk mengambil sepotong daging dari setiap satu ekor unta hadyunya, kemudian dimasukkan kedalam periuk untuk dimasak. Lalu beliau makan dari daging kurban itu dan meminum air kuahnya.

Dalam riwayat lain: “Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menyembelih (hewan hadyu), lalu mencukur (rambut kepalanya sampai bersih,-Pent), lalu beliau duduk di Mina pada hari Nahar (10 Dzulhijjah,-Pent). Maka tidaklah beliau ditanya tentang suatu (pekerjaan yang dilakukan pada hari itu) yang didahulukan sebelum yang lainnya, melainkan beliau menjawab: “Tidak mengapa, tidak mengapa.”

P. Menuju Makkah untuk Thawaf Ifadhah

Kemudian Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam mengendarai untanya, lalu bertolak ke Baitullah, kemudian melaksanakan thawaf ifadhah, dan beliau shalat Zhuhur di Makkah. Kemudian beliau mendatangi Bani ‘Abdul Muththalib yang sedang memberi minum air zam-zam (kepada para jama’ah haji), lalu berkata:

اِنْزِعُوْا بَنِى عَبْدِالْمُطَّلِبِ فَلَوْ لاَ أَنْ يَـغْلِبَكُمُ النَّاسُ لَنَزَعْتُ مَعَكُمْ فَنَاوَلُوْهُ دَلْوًا فَشَرِبَ مِنْهُ

“Timbalah (air zam-zam itu) wahai Bani ‘Abdul Muththalib, kalau sekiranya (aku tidak merasa khawatir) kamu akan dikalah-kan oleh para jama’ah haji atas pemberian minum ini, tentu aku akan menimba dengan kalian, kemudian mereka meyerahkan setimba air zam-zam kepada beliau, maka beliaupun meminumnya.”

(Terjemahan hadits ini dinukil dan dipadukan dari beberapa sumber, yaitu Shahih Muslim bab “Hajjatun Nabiyyi Shalallaahu alaihi wasalam 8/402-421 hadits No. 2941, Hajjatun Nabi Shalallaahu alaihi wasalam : 45-92 karya Syaikh al-Albani, dan Shifat Hajjatin Nabi Shalallaahu alaihi wasalam karya asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zinu hal: 3-16.)

Sumber artikel: https://www.alquran-sunnah.com/haji-dan-umrah/manasik-haji/157-tata-cara-pelaksanaan-haji-rasulullah-shalallaahu-alaihi-wasalam-.html

Previous Page123456
- Advertisement -
Ad image
TAGGED:haji tamattuhaji tamattu sesuai sunnahpanduan haji tamattusponsortata cara haji tamattutata cara haji tamattu sesuai sunnah
Share This Article
Facebook Flipboard Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love1
Happy0
Sad0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
ByRedaksi Haji Furoda Indonesia
Follow:
Tim Konten Haji Furoda Indonesia dikeloa oleh para penulis dengan latar belakang Haji & Umroh dan telah memiliki Sertifikasi Profesi BNSP untuk bidang Tour Planner, Tour Guide dan Tour Leader.
3 Comments 3 Comments
  • Ahmad Maulana says:
    26 April 2025 at 2:46 pm

    Alhamdulillah, terima kasih atas ringkasan panduan haji tamattu ini, sangat bermanfaat untuk kami

    Reply
  • Abu Hamzah says:
    26 April 2025 at 2:50 pm

    Syukron ustadz panduan haji tamattunya, alhamdulillah bisa kami baca2

    Reply
  • Intan Putri says:
    26 April 2025 at 4:36 pm

    Alhamdulillah, syukron tim hajifuroda.id yang sudah membuat konten ini, sangat bermanfaat dan memudahkan rencana kami berhaji.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

Baca juga Yuk...

5 Doa Mustajab Agar Segera Berangkat Haji Bersama Keluarga
31 January 2026
Krisis Haji Khusus 2026: 13 Asosiasi Peringatkan Potensi Gagal Berangkat Massal
4 January 2026
Kunci Sukses Travel Haji Umroh di Era Digital
3 December 2025
Menteri Kesehatan Arab Saudi, Fahd Al-Jalajel
Visa Haji 2026 Hanya untuk Jemaah yang Lolos Standar Kesehatan
21 November 2025
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah
Update Penting Haji 2026: 8 Syarat Baru yang Sudah Ditetapkan Arab Saudi
20 November 2025
Penerbitan Visa Haji 2026 Ditutup 1 Syawal 1447
20 November 2025
Cinta, Doa, dan Langit Aqsho: Perjalanan Romantis Pasangan Milenial yang Bikin Hati Adem
12 October 2025
Terobosan Baru: Antrean Haji Diseragamkan, Calon Jemaah Tak Lagi Menunggu Sampai 48 Tahun
4 October 2025
Perbedaan Haji Furoda vs Haji Mujamalah
Perbedaan Haji Furoda dan Mujamalah: Mana yang Lebih Aman untuk Anda?
27 August 2025

Lanjut baca Artikel ini juga yuk...

Perbedaan Haji Furoda Mujamalah dan Dakhili
Artikel

Fakta Mengejutkan: Perbedaan Haji Furoda/Mujamalah dengan Haji Dakhili

26 August 2025
Rapat Komisi VIII DPR Memutuskan BP Haji Menjadi Kementerian Haji dan Umroh
Artikel

BP Haji Resmi Menjadi Kementerian Haji dan Umroh

25 August 2025
tips kesehatan haji
Artikel

Siap Haji 2026? Ini Tips Jaga Kesehatan Fisik dan Mental!

23 August 2025
Artikel

Aturan Baru Haji 2026: Semua Lewat Platform Nusuk Masar

23 August 2025

Haji Tanpa Antri, Haji Furoda Solusinya, In Syaa Allah.

  • My Business
  • info@hajifuroda.id
  • 08577-063-5330
Facebook-f Instagram Twitter Tumblr
Copyright © 2026 Haji Tanpa Antri bersama HajiFuroda.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?